KH. Nashirul Haq Optimis Masa Depan Pendidikan di Gunung Tembak

IMG_٢٠١٩٠١١٢_٢١٣٨٥٧

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah Ustadz Dr. H. Nashirul Haq, MA memberi kuliah umum kepada mahasiswa STIS Hidayatullah Balikpapan, Sabtu (6/1/2019) malam di Masjid Ar-Riyadh Gunung Tembak, Balikpapan.

Dalam kuliahnya, Nashirul Haq optimis akan masa depan pendidikan dan pengaderan di Gunung Tembak, khususnya di STIS Hidayatullah, dengan syarat adanya kesabaran dan keyakinan yang kuat pada diri mahasiswa dan santri tentang apa yang sedang dijalaninya saat ini.

“Saya yakin bahwa pendidikan di Gunung Tembak ini akan menjadi solusi keumatan bagi semua. Insyaallah, akan tiba masanya santri dan mahasiswa kita berdatangan dari luar negeri untuk belajar berislam di Gunung Tembak, bahkan dari Timur Tengah sekalipun,” kata Nashirul disambut takbir mahasiswa yang hadir.

“Tapi itu semua tergantung mujahadah Antum semua hari ini. Layak tidak alumni STIS angkatan ini dijadikan contoh kongkrit dari kesungguhan ibadah, belajar dan menghapal Al-Quran? Semua kembali kepada Antum selaku mahasiswa di sini,” lanjutnya.

Ketua STIS Hidayatullah periode pertama ini juga memberi banyak motivasi belajar dengan membandingkan kondisi belajar di Gunung Tembak dahulu dengan kondisi belajar hari ini. Menurutnya, sangat kufur nikmat kalau santri Hidayatullah hari ini tidak belajar dengan sungguh-sungguh.

“Dulu kami harus lebih banyak di lapangan dari pada di kelas, mulai pagi sampai sore, terkadang masuk kelas sebentar setelah Zhuhur, itupun kalau gurunya siap mengajar. Waktu untuk membaca hampir tidak ada saking banyaknya pekerjaan yang harus dituntaskan,” kenangnya.

“Bagi sebagian santri yang punya semangat belajar, mereka mencuri-curi kesempatan untuk belajar mandiri dengan beberapa Asatidzah di sini. Saya misalnya, harus mandiri mengejar Ustadz Hasyim HS dan Ustadz Manshur Salbu untuk belajar bahasa Arab, mengejar Ustadz Anwari Hambali untuk belajar baca kitab, begitu juga dengan Ustadz-ustadz yang lain. Itulah yang saya jadikan modal untuk beradabtasi ketika lanjut belajar di Madinah,” terangnya.

Dr. Nashirul Haq juga berharap agar seluruh mahasiswa STIS Hidayatullah memaksimalkan waktu yang ada di Gunung Tembak untuk menyerap ilmu sebanyak mungkin, khususnya disiplin Hukum Keluarga dan Hukum Ekonomi Syariah yang menjadi konsentrasi STIS Hidayatullah.

“Setelah lulus nanti, diharapkan semua alumni STIS Hidayatullah menguasai Fiqih Keluarga dan Ekonomi Syariah secara mendalam,” pungkasnya.*/MDH

Leave us a Comment